Semarak Cinta Nabi Muhammad SAW #2

Semarak Cinta
Nabi Muhammad SAW #2

****************************

Di masa Rasulullah Saw hidup, ada seorang penjual minyak yang sangat mencintai beliau. Mungkin rasa cintanya tidak lebih besar dari cinta para sahabat Nabi yang lain, namun ada hal unik yang menandai kecintaan sang Penjual Minyak kepada Rasul. Orang ini merasa tidak bisa melakukan suatu pekerjaan pun sebelum ia berjumpa dengan Rasulullah Saw, walaupun itu berarti hanya sekedar melihat beliau. Jika si Penjual Minyak melihat Rasulullah tengah dikerumuni orang banyak, ia akan berjinjit – jinjit dan memanjangkan leher agar bisa melihat beliau. Setelah itu baru puas dan senanglah hatinya.

Suatu ketika kembali Rasulullah Saw dikerumuni banyak orang. Si penjual Minyak mendekat, tetapi kali ini kerumunan begitu banyak sehingga ia tak bisa langsung melihat beliau Saw. Maka Penjual Minyak berusaha mendekat dan lebih dekat. Rupanya Rasululllah Saw juga sudah tahu kebiasaan orang ini. Akhirnya beliau mempersilakan si Penjual Minyak mendekat.
“Mengapa engkau melakukan sesuatu yang sebelum bertemu aku tak pernah engkau lakukan?” Tanya Rasulullah. Sambil menatap Rasulullah dengan mata bercahaya, si Penjual Minyak menjawab, “Wahai Rasulullah, demi Allah yang mengutus Tuan dengan kebenaran, hatiku ini selalu teringat kepada Tuan. Aku bahkan tidak dapat melakukan sesuatu sampai aku melihat Tuan terlebih dahulu.”

Rasulullah tersenyum haru, kemudian beliau mendoakan orang tersebut. Sampai suatu ketika Rasulullah tidak lagi melihat si Penjual Minyak. Beliau pergi mengunjungi kios minyak milik orang itu namun para penjual di sana berkata, “Wahai Rasulullah, pemiliknya telah meninggal dunia. Bagi kami dia adalah orang yang jujur dan dapat dipercaya, hanya sayangnya dia mempunyai cacat. Ia suka menunda pembayaran.”

Rasulullah bersabda, “Demi Allah, dia sangat mencintaiku. Sekalipun ia punya cacat, pasti Allah akan mengampuninya"

googled picture


Comments

Popular posts from this blog

lamanya........

resepi oreo brownies

Being a lady